Jumat, 19 Februari 2016

Persija Jakarta



 Musim ini

Persija (singkatan dari Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta) adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Jakarta. Persija saat ini berlaga di Liga Super Indonesia.

Persija didirikan pada 28 November 1928, tepat sebulan setelah Sumpah Pemuda, dengan cikal bakal bernama Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ). VIJ merupakan salah satu klub yang ikut mendirikan Persatuan sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan keikutsertaan wakil VIJ, Mr. Soekardi dalam pembentukan PSSI di Societeit Hadiprojo Yogyakarta, Sabtu-19 April 1930.



Klub ini mendapatkan perhatian yang besar dari Mantan Gubernur Jakarta, Sutiyoso yang merupakan Pembina Persija. Kelompok pendukungnya bernama The Jakmania.





Pada zaman Hindia Belanda, nama awal Persija adalah VIJ (Voetbalbond Indonesische Jacatra).[1] Pasca-Republik Indonesia kembali ke bentuk negara kesatuan, VIJ berganti nama menjadi Persija (Persatuan sepak bola Indonesia Jakarta). Pada saat itu, NIVU (Nederlandsch Indisch Voetbal Unie) sebagai organisasi tandingan PSSI masih ada. Di sisi lain, VBO (Voetbalbond Batavia en Omstreken) sebagai bond (perserikatan) tandingan Persija juga masih ada.

Terlepas dari takdir atau bukan, seiring dengan berdaulatnya negara Indonesia, NIVU mau tidak mau harus bubar. Mungkin juga karena secara sosial politik sudah tidak kondusif (mendukung). Suasana tersebut akhirnya merembet ke anggotanya, antara lain VBO. Pada pertengahan tahun 1951, VBO mengadakan pertemuan untuk membubarkan diri (likuidasi) dan menganjurkan dirinya untuk bergabung dengan Persija. Dalam perkembangannya, VBO bergabung ke Persija. Dalam turnamen segitiga persahabatan, gabungan pemain bangsa Indonesia yang tergabung dalam Persija "baru" itu berhadapan dengan Belanda dan Tionghoa. Inilah hasilnya: Persija (Indonesia) vs Belanda 3-3 (29 Juni 1951), Belanda vs Tionghoa 4-3 (30 Juni 1951), dan Persija (Indonesia) vs Tionghoa 3-2 (1 Juli 1951). Semua pertandingan berlangsung di lapangan BVC Merdeka Selatan, Jakarta.



Prestasi[sunting | sunting sumber]

Nasional[sunting | sunting sumber]

Perserikatan[sunting | sunting sumber]

Tahun 1931, Juara Perserikatan, sebagai VIJ Jakarta (1)

Tahun 1933, Juara Perserikatan, sebagai VIJ Jakarta (2)

Tahun 1934, Juara Perserikatan, sebagai VIJ Jakarta (3)

Tahun 1938, Juara Perserikatan, sebagai VIJ Jakarta (4)

Tahun 1954, Juara Perserikatan (5)

Tahun 1964, Juara Perserikatan (6)

Tahun 1973, Juara Perserikatan (7)

Tahun 1975, Juara Perserikatan, Bersama PSMS Medan (8)

Tahun 1979, Juara Perserikatan (9)

Tahun 1990, Peringkat Ke-10 Perserikatan

Liga Indonesia[sunting | sunting sumber]

Tahun 1995, Peringkat Ke-13 Divisi Utama Wilayah Barat

Tahun 1996, Peringkat Ke-14 Divisi Utama Wilayah Barat

Tahun 1997, Peringkat 10 Divisi Barat

Tahun 1998, Kompetisi Tidak Selesai

Tahun 1999, Semifinalis

Tahun 2000, Semifinalis

Tahun 2001, Juara Liga Indonesia

Tahun 2002, 8 Besar Liga Bank Mandiri

Tahun 2003, Peringkat 8 Liga Bank Mandiri

Tahun 2004, Peringkat 3 Liga Bank Mandiri

Tahun 2005, Runner-Up Liga Indonesia

Tahun 2006, 8 Besar Liga Indonesia

Tahun 2007, Semifinalis Liga Indonesia

Liga Super Indonesia[sunting | sunting sumber]

Musim 2008 - 2009, Peringkat 7 Liga Super Indonesia

Musim 2009 - 2010, Peringkat 5 Liga Super Indonesia

Musim 2010 - 2011, Peringkat 3 Liga Super Indonesia

Musim 2011 - 2012, Peringkat 5 Liga Super Indonesia

Musim 2012 - 2013, Peringkat 11 Liga Super Indonesia

Musim 2013 - 2014, Peringkat 5 Liga Super Indonesia

Piala Indonesia[sunting | sunting sumber]

Tahun 2005, Runner-Up Copa Indonesia

Tahun 2006, Copa Indonesia Juara 3

Tahun 2007, Copa Indonesia Juara 3




Persija Jakarta



 Musim ini

Persija (singkatan dari Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta) adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Jakarta. Persija saat ini berlaga di Liga Super Indonesia.

Persija didirikan pada 28 November 1928, tepat sebulan setelah Sumpah Pemuda, dengan cikal bakal bernama Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ). VIJ merupakan salah satu klub yang ikut mendirikan Persatuan sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan keikutsertaan wakil VIJ, Mr. Soekardi dalam pembentukan PSSI di Societeit Hadiprojo Yogyakarta, Sabtu-19 April 1930.



Klub ini mendapatkan perhatian yang besar dari Mantan Gubernur Jakarta, Sutiyoso yang merupakan Pembina Persija. Kelompok pendukungnya bernama The Jakmania.





Pada zaman Hindia Belanda, nama awal Persija adalah VIJ (Voetbalbond Indonesische Jacatra).[1] Pasca-Republik Indonesia kembali ke bentuk negara kesatuan, VIJ berganti nama menjadi Persija (Persatuan sepak bola Indonesia Jakarta). Pada saat itu, NIVU (Nederlandsch Indisch Voetbal Unie) sebagai organisasi tandingan PSSI masih ada. Di sisi lain, VBO (Voetbalbond Batavia en Omstreken) sebagai bond (perserikatan) tandingan Persija juga masih ada.

Terlepas dari takdir atau bukan, seiring dengan berdaulatnya negara Indonesia, NIVU mau tidak mau harus bubar. Mungkin juga karena secara sosial politik sudah tidak kondusif (mendukung). Suasana tersebut akhirnya merembet ke anggotanya, antara lain VBO. Pada pertengahan tahun 1951, VBO mengadakan pertemuan untuk membubarkan diri (likuidasi) dan menganjurkan dirinya untuk bergabung dengan Persija. Dalam perkembangannya, VBO bergabung ke Persija. Dalam turnamen segitiga persahabatan, gabungan pemain bangsa Indonesia yang tergabung dalam Persija "baru" itu berhadapan dengan Belanda dan Tionghoa. Inilah hasilnya: Persija (Indonesia) vs Belanda 3-3 (29 Juni 1951), Belanda vs Tionghoa 4-3 (30 Juni 1951), dan Persija (Indonesia) vs Tionghoa 3-2 (1 Juli 1951). Semua pertandingan berlangsung di lapangan BVC Merdeka Selatan, Jakarta.



Prestasi[sunting | sunting sumber]

Nasional[sunting | sunting sumber]

Perserikatan[sunting | sunting sumber]

Tahun 1931, Juara Perserikatan, sebagai VIJ Jakarta (1)

Tahun 1933, Juara Perserikatan, sebagai VIJ Jakarta (2)

Tahun 1934, Juara Perserikatan, sebagai VIJ Jakarta (3)

Tahun 1938, Juara Perserikatan, sebagai VIJ Jakarta (4)

Tahun 1954, Juara Perserikatan (5)

Tahun 1964, Juara Perserikatan (6)

Tahun 1973, Juara Perserikatan (7)

Tahun 1975, Juara Perserikatan, Bersama PSMS Medan (8)

Tahun 1979, Juara Perserikatan (9)

Tahun 1990, Peringkat Ke-10 Perserikatan

Liga Indonesia[sunting | sunting sumber]

Tahun 1995, Peringkat Ke-13 Divisi Utama Wilayah Barat

Tahun 1996, Peringkat Ke-14 Divisi Utama Wilayah Barat

Tahun 1997, Peringkat 10 Divisi Barat

Tahun 1998, Kompetisi Tidak Selesai

Tahun 1999, Semifinalis

Tahun 2000, Semifinalis

Tahun 2001, Juara Liga Indonesia

Tahun 2002, 8 Besar Liga Bank Mandiri

Tahun 2003, Peringkat 8 Liga Bank Mandiri

Tahun 2004, Peringkat 3 Liga Bank Mandiri

Tahun 2005, Runner-Up Liga Indonesia

Tahun 2006, 8 Besar Liga Indonesia

Tahun 2007, Semifinalis Liga Indonesia

Liga Super Indonesia[sunting | sunting sumber]

Musim 2008 - 2009, Peringkat 7 Liga Super Indonesia

Musim 2009 - 2010, Peringkat 5 Liga Super Indonesia

Musim 2010 - 2011, Peringkat 3 Liga Super Indonesia

Musim 2011 - 2012, Peringkat 5 Liga Super Indonesia

Musim 2012 - 2013, Peringkat 11 Liga Super Indonesia

Musim 2013 - 2014, Peringkat 5 Liga Super Indonesia

Piala Indonesia[sunting | sunting sumber]

Tahun 2005, Runner-Up Copa Indonesia

Tahun 2006, Copa Indonesia Juara 3

Tahun 2007, Copa Indonesia Juara 3